Sabtu, 24 November 2012

0 Kesejajaran Alam Semesta


heboh nya pemberitaan yang beredar mengenai bumi akan gelap selama tiga hari yang “katanya” di publikasikan oleh NASA membuat banyak orang heboh dan membahas akan terjadi nya kegelapan total di bumi. Tak hanya itu saja, berbagai media informasi baik blog, website maupun jejaring sosial mendadak serentak merilis pemberitaan ini seolah menjadi sebuah gossip yang layak dikonsumsi. Benarkah pemberitaan itu ataukah hanya sebuah kebohongan belaka (Hoax)?
Kebohongan publik atau hoax dibidang astronomi sebenarnya sudah marak terjadi mulai dari planet nibiru, kiamat 2012, badai matahari yang membunuh manusia hingga yang terakhir ini bumi akan gelap dan adanya istilah baru yaitu kesejajaran alam semesta.
Mengacu pada artikel yang marak dipublikasikan disebutkan bahwa “Nasa Predicts total blackout on 23-25 december 2012 during alignment of universe” jika kita terjemahkan “Nasa memprediksikan kegelapan total pada 23-25 desember 2012 selama kesejajaran alam semesta”. NASA sebagai Lembaga Luar Angkasa dan Aeronautika amerika dituduh sebagai biang dari sumber pemberitaan ini. Tidak hanya itu saja disebutkan pula bahwa bumi dan matahari akan sejajar dalam satu garis lurus. Bagi masyarakat awam, mendengar pemberitaan seperti ini membuat bulu kuduk langsung merinding, berfikir yang aneh-aneh dan ujung2x nya berfikir bahwa bumi kita akan kiamat. Betulkah pemberitaan itu? Mari kita bahas bersama
Sejajar nya planet ditatasurya
Dalam pemberitaan itu dikatakan bahwa gelap nya bumi selama tiga hari tak lain sebagai akibat dari sejajar nya matahari, merkurius, venus dan bumi. Betulkah? Mari kita buka peta bintang kita yaitu SkyViewCafe (klik disini)dan kita cek orbit apakah benar pada tanggal 23-25 planet merkurius dan venus sejajar dengan bumi kita.

Dari hasil simulasi yang kita dapat, orbit planet merkurius dan venus memang sejajar tapi bumi dan mars tidak sejajar. Jadi dari sini saja kita sudah dapat menyangkal bahwa pemberitaan ini adalah omong kosong belaka atau HOAX.
Bumi akan gelap akibat tertutup merkurius dan venus
Sebuah dogma yang selama ini beredar di pikiran masyarakat awam adalah planet-planet di tatasurya memiliki jarak yang sangat dekat dan dalam media gambar maupun animasi tidak diberikan sebuah keterangan seberapa jauh jarak antara bumi dan venus. Sehingga dalam sebuah gambar maupun animasi saja seolah venus dan bumi sangat dekat dan potensi sekali jika venus melintas didepan bumi akan terjadi gelap yang gelap nya melebihi gerhana matahari. Lihat gambar ini.

Salahkah gambar itu?
Gambar diatas tidak lah salah melainkan kurang lengkap. Seharus nya semua media baik mulai dari poster hingga gambar dan animasi harus lah mencantumkan skala berapa jarak antar planet. Sekarang lihatlah gambar berikut dimana gambar ini diameter bumi bulan dan jarak bumi – bulan di buat semirip mungkin dengan asli nya(diskalakan)

Apa yang ada dipikiran anda?
Ternyata jarak bumi – bulan jauh ya… Memang. Jarak bumi bulan ditempuh oleh neil armstrong selama 2 hari perjalanan antariksa dan oleh cahaya (garis kuning) ditempuh hanya 1.26 detik.
Lantas seperti apakah jika planet venus menutup bumi kita? Apakah gelap?
Hal ini sebenarnya telah terjadi pada tanggal 6 juni 2012 yang lalu dimana selama kurang lebih 6 jam planet venus melintas di depan bumi kita dan hasil nya bumi tidak gelap bukan melainkan biasa-biasa saja. Bertepatan pada saat itu juga Tim Jogja Astro Club dan Kafe Astronomi juga mengadakan pengamatan bersama ObservatoriumCASA yang membuahkan hasil beberapa gambar salah satu nya sebagai berikut

Dalam foto diatas tampak bulatan matahari berwarna pink dan tampak pula bulatan kecil berwarna hitam. BUlatan matahari atau Cakram matahari tampak pink tak lain adalah akibat dari filter matahari yang kami gunakan. Dalam foto ini fotografer tidak mengganti warna dari hasil pengamatan pada saat itu. Tampak pula lingkaran hitam di pojok atas. Siapakah dia? Ya dialah planet venus yang sedang melintas di depan bumi. Diameter planet venus sekitar 0,949 kali bumi kita atau dengan kata lain diameter bumi dengan diameter venus hampir sama. Sebuah pertanyaan pun muncul, mengapa venus tampak kecil? Venus tampak kecil taklain adalah sebagai akibat dari jarak yang cukup jauh dari bumi kita yaitu sekitar 0,28 AU atau sekitar 41.887.403,88 Kilo meter atau jika jarak antara venus dan bumi diisi planet bumi maka butuh 3283 bumi untuk memenuhi dari bumi ke venus. Nah jauh kan. Makanya kecil.
Bagaimana Jika semua planet sejajar apa akibat nya?
Berdasarkan Simulasi SkyviewCafe hingga 1000 tahun kedepan tatasurya kita tak akan pernah sejajar. Hal ini dapat kita cek menggunakan fasilitas orbit pada simulasi skyviewcafe. Dari simulasi ini juga kita akan tahu bahwa bidang orbit dari setiap planet tidaklah datar seperti datar nya papan catur. Lihat orbit planet dalam berikut

Warna hijau merupakan bidang orbit dari bumi kita, abu-abu tebal adalah venus, abu-abu tipis merkurius dan merah adalah mars.
Jikapun iya semua planet yang ada di tatasurya sejajar seperti yang dikatakan “Kesejajaran Alam semesta” maka tidak ada efek nya sama sekali terhadap bumi kita maupun planet-planet lainnya alias biasa-biasa saja. matahari akan terbit dari timur dan tenggelam di barat.
Adakah istilah Kesejajaran Alam semesta dan seperti apa alam semesta itu menurut astronomi?
Sebelum menjawab pertanyaan diatas kita haruslah mengetahui seperti apakah alam semesta itu? Berdasarkan teori bigbang alam semesta ini mengembang sehingga tidak ada yang namanya istilah Kesejajaran alam semesta. Alam semesta atau universe yang sudah dapat dilihat oleh manusia adalah sebagai berikut.
  1. Kita hidup di planet bumi, Planet bumi memiliki bintang yaitu matahari yang membentuk sebuah sistem yang bernama tatasurya. Bintang kita yaitu matahari ternyata tidaklah sendiri melainkan memiliki tetangga sebutlah ia alpha centauri, omega centauri, capella dan castor. Oleh Astronom bintang-bintang tetangga tatasurya ini disebut sebagai Bintang tetangga tatasurya atau “Solar System Neighbour”.
  2. Jauh terbang keatas kita akan menemui bahwa kumpulan bintang tetangga tatasurya ini ternyata berkumpul dan saling bergerak mengelilingi pusat galaksi dan kita akan lihat semua bintang-bintang ini berkumpul menjadi satu dalam sebuah galaksi.
  3. Terbang keatas lagi ternyata galaksi kita tidaklah sendiri melainkan ia memiliki tetangga-tentangga galaksi terdekat yaitu Galaksi kerdil Sagitarius, Galaksi Awan magellan besar(LMC), galaksi awan magellan kecil(SMC) dan galaksi andromeda. Oleh para astronom kumpulan galaksi tetangga galaksi bimasakti dinamakan Grup Galaksi Lokal atau local Galactic Group.
  4. Terbang keatas lagi setelah kita melihat grup galaksi lokal, kita akan temui kembali bahwa grup galaksi lokal ternyata memiliki tetangga juga yang cukup banyak. Jika di analogikan, galaksi bimasakti adalah rumah kita dan ia berada pada sebuah pedesaan(Local galactic group). Teryata setelah kita terbang keatas ada sebuah pedesaan yang cukup ramai juga. Nah oleh para astronom, tetangga local galactig group ini dinamakan Superklaster virgo atau Virgo Supercluster.
  5. Jauh terbang keatas lagi dan semakin keatas, kita akan menemukan pedesaan-pedesaan yang berisi galaksi itu ternyata memiliki tetangga lain lagi yang jauh di ujung sana dan itu tidak hanya satu atau dua melainkan banyak. Nah oleh astronom tetangga dari Virgo SuperCluster ini diberinama Local SuperCluster.
  6. Eits… belum selesai. Kita terbang lagi keatas dan kita akan temukan ternyata Local supercluster ternyata masih memiliki tetangga lain dan masih banyak sekali local supercluster. Oleh para astronom kumpulan local supercluster ini dinamakan Alam semesta atau universe. Nah kini kita tau bahwa alam semesta sangat lah luas dan tidak sejajar seperti yang dikatakan oleh kebohongan publik itu.
Foto Kumpulan Galaksi / Cluster Galaxy oleh ESO.org

0 True Or Not ??

KIAMAT 2012

Peluncuran roket pengamatan luar angkasa
ANDA PERCAYA Ramalan Kiamat 2012?
Mari kita lihat bagaimana legenda misterius ini bermula..

DULU, di tahun 1966, sebuah buku berjudul “The Maya”, yang ditulis oleh Michael D. Coe, ahli peradaban Maya pertamakalinya menulis ini…

“…bahwa suatu hari nanti, Hari Akhir itu akan datang ke Bumi dan mengakhiri hidup manusia dan seluruh makhluk pada Hari ke 13 dari Penanggalan Bak’tun (Maya)… dan seluruh alam semesta kita, akan diakhiri pada 23 Desember, 2012, ketika Perputaran Waktu Raksasa, akhirnya akan mencapai akhirnya…“.

Peradaban Maya, diperkirakan telah mencatat akan datangnya Hari akhir dunia, 
Kiamat tahun 2012.Peradaban Maya mencapai puncaknya Ribuan tahun yang lalu, Peradaban Maya adalah peradaban yang sudah sangat maju dalam hal tulisan, astronomi dan matematika. Di saat ini, orang-orang Maya bahkan telah mampu mendeteksi Nebula Orion, tanpa teleskop, hanya menggunakan mata telanjang.

Mereka juga mempunyai manuskrip penanggalan yang sangat akurat berdasarkan ”The Dark Rift”, kumpulan debu awan hitam yang terlihat pada malam hari di Galaksi Bima Sakti. Mereka menyebutnya ”Xibalba Be” atau ”Jalan Hitam”. Berdasarkan perhitungan mereka, pada saatnya nanti, Matahari, Jalan Hitam dan Planet Bumi akan berada sejajar pada musim dingin 2012.


The Dark rift, Galaksi Bimasakti

Dan mereka percaya, sesuatu yang sangat besar akan terjadi bagi seluruh Bumi. Sebuah Katastropi, Akhir Besar dari ”Sesuatu”. Waktu dimana para Dewa akan datang kembali ke Bumi, dan melakukan Perhitungan. Dan dari seluruh penanggalan Maya yang sangat akurat dan berlangsung ribuan tahun, penanggalan itu berakhir, tepat Desember 2012. Tidak ada apa-apa lagi setelah itu.. Emptiness, Kekosongan Besar di alam semesta..

Pada pertengahan 1980, seorang John Major Jenkins menemukan Teori ”Galactic Alignment”. Nantinya, berdasarkan pengamatan astronomi, pusat Galaksi Bima Sakti (The Milky Way), Planet Bumi dan Matahari akan berada pada garis sejajar yang sempurna. Dan di saat inilah planet Bumi akibat kekacauan Gravitasi akan terdorong keluar dari orbitnya. Dan juga saat inilah, Armagedon, Apocalypse, Qiyamah, akan terjadi. Dan kesejajaran antarplanet ini diperkirakan akan terjadi persis, 21 Desember 2012.

Walaupun Anda tidak percaya dengan ramalan apapun, Anda pasti merasakan, bahwa Bumi sepertinya sedang berubah. Angin topan, tsunami, gempa bumi, gunung meletus, banjir-banjir besar terjadi dimana-mana. Ada sesuatu yang salah dengan Bumi ini.

Lalu para saintis meramalkan, termasuk NASA, akan munculnya badai api Matahari raksasa, massive Solar Flare, suatu waktu antara 2010-2012. Kekuatannya akan setara dengan 100 Juta Bom Atom. Ini pasti akan memberikan dampak besar pada kehidupan di Bumi. Banyak yang yakin dampaknya hanya gangguan komunikasi seluler atau satelit. Banyak lainnya khawatir sesuatu yang lebih besar akan terjadi.

ADA JUGA SEBUAH MITOS
yang berusia ribuan tahun. Di jaman dahulu kala, Bangsa Sumeria meramalkan akan lewatnya sebuah Planet raksasa sebesar Jupiter yang akan bersentuhan dengan Planet Bumi. Mereka menamakannya Planet X, atauPlanet Nibiru (Marduk).

Ini tidak akan banyak mendapat perhatian seandainya tidak ada buku kontroversial dari Zacharia Sitchin berjudul ”The Twelfth Planet”, dan Nancy Lieder, yang mendukung ramalan ini. Dan ketika saat itu datang, 2012, maka seluruh kehidupan di Bumi akan musnah. Banyak pengikut Nancy yang percaya bahwa Marduk, adalah planet yang hidup. Kiamat 2012...

DAN DARI SEMUA SUMBER INILAH legenda ”Kiamat 2012” berasal, dan terus membesar. Banyak yang percaya ini akan benar-benar terjadi. Tapi kebanyak orang hanya menganggapnya sebagai sesuatu yang seru dan menarik karena penuh misteri. Apakah benar Kiamat akan terjadi? Dan apa yang akan terjadi?

Apa kita akan melihat planet raksasa menghunjam menghancurkan planet-planet lain dan akhirnya datang mendekati Bumi? Atau apakah kita akan melihat langit menjadi gelap dan para Malaikat-malaikat Tuhan akan datang memenuhi langit?

BAIKLAH SEKARANG KITA melihat fakta-fakta saintifiknya. Ini adalah fakta yang sesungguhnya, berdasarkan pendapat para ahli, dan NASA, soal berbagai klaim datangnya Kiamat 2012 ini.

FAKTA 2012
1. Tentang ”Galactic Alignment”

Galactic Enlightment, kesejajaran sempurna antara Pusat Bima Sakti, Matahari, dan Bumi nanti pada Desember 2012 adalah sesuatu yang akurat, dan benar-benar akan terjadi. Ini adalah fakta astronomis... Satu hal yang tidak dikatakan oleh John Jenkins. Mungkin dia sengaja atau lupa.

Adalah faktanya, bahwa kesejajaran ini, antara pusat Galaksi, Matahari, dan Bumi, selalu terjadi, setiap tahunpada bulan Desember!!!! Hahaha!

2. Planet raksasa Nibiru ?

Berdasarkan pengamatan satelit NASA, tidak ada Planet raksasa bernama Nibiru, atau yang mirip Nibiru, atau benda apapun yang akan mendekati Bumi dalam waktu dekat ini, atau ratusan tahun yang akan datang. Kalau ada planet baru sebesar Jupiter di dekat Matahari, pasti sudah akan terlihat dengan mata telanjang! (Jupiter dan Saturnus terlihat dengan mata telanjang).
3. Badai Matahari Raksasa
Badai Matahari juga selalu terjadi. Puncaknya biasanya terjadi dalam siklus 10-11 tahunan. Biasa aja. 
4. Manuskrip Maya

Kalender Maya yang katanya berakhir 2012, adalah sebuah teori yang lemah dan masih diperdebatkan. Kebanyakan saintis lebih percaya, karena perbedaan interpretasi dan data, bahwa sebenarnya penanggalan itu berakhir masih bermilyar-milyar tahun dari sekarang!

Nah, Sekarang Andasudah tahu apa itu ramalan ”Kiamat 2012”. Mudah-mudahan Anda menikmati cerita ini


Free CursorsMyspace LayoutsMyspace Comments